Siapa Saya ?

Andri Wijaya | Wednesday, June 3, 2009 | 00:10
Saya adalah hamba Allah yang dilahirkan disebuah desa yang sangat sederhana, sebuah desa yang merangkai ukiran cerita tentang masa kecil saya. Detik demi detik waktu telah saya lalui hingga sampai di masa sekarang, dimana Allah menuntun saya untuk melewati salah satu episode dalam kehidupan ini disebuah kota yang pasti semua orang Indonesia tahu nama kota ini karena kota ini adalah ibukota dari Indonesia.

Di masa sekarang ini Alhamdulillah saya berada ditengah-tengah orang-orang yang sangat care, sering menasehati dan mengajakan ke arah kebaikan. Seiiring berjalannya waktu banyak pelajaran dan ilmu yang saya terima dan saya merasakan penyesalan dengan masa-masa lalu saya, tetapi tidak ada gunanya penyesalan itu yang terpenting sekarang adalah menjadikan semua itu sebagai pelajaran dan tidak lagi menyia-nyiakan waktu yang ada.

Jujur, dulu saya adalah orang suka mengeluh atas cobaan yang diberikan kepada saya. Dulu saya sering mengumpulkan episode-episode dalam hidup saya kemudian berkata “ kenapa jalan hidup saya seperti ini ya Allah tetapi itu dulu.. kemudian saya berfikir “Allah pasti tidak akan memberika cobaan melebihi kemampuan hambanya, pasti ada makna dibalik semua ini dan Allah pasti akan memberikan yang terbaik kepada saya" semenjak itu saya bertekad untuk memperbaiki diri saya, membuang semua keluhan-keluhan yang dulu menjadi sahabat saya dan berusaha untuk lebih mendekat diri kepada Allah.

Sebagai seorang hamba yang ingin mendekatkan diri kepada Rob nya banyak hal yang harus saya lakukan diantaranya harus berusaha untuk selalu bersabar, iya bersabar… karena banyak orang bijak yang bilang kalau kesabaran akan membuahkan kebaikan dan saya juga percaya itu.

Selain sabar apa lagi ya ? saya jadi ingat suatu pelajaran berharga tentang bagaimana cara untuk menjadi seorang human excellent ada syaratnya antara lain (Syukur, Ikhlas dan Tawakal)

Syukur atas nikmat-nikmat tak terhingga yang telah diberikan kepada saya.
Ikhlas tulus menerima/menjalani apapun kondisi saat ini dan selanjutnya yang diberikan kepada saya. Dan...
Bertawakal hanya kepada Allah karena hanya Allah lah sebaik-baiknya penolong.

Kata-kata yang sangat simple yang sangat mudah kalau dipelajari secara teoritis tetapi sangat sulit dalam actualisasinya. Semoga saya bisa menjalankan semua itu, Amin..
Ya Allah maafkan aku atas semua dosaku, ya Allah maafkankan kejahilan hambaMu ini, kusering melanggar laranganmu dalam sadar ataupun tidak, kusering meninggalkan perintahMu dalam sadar ataupun tidak.

Selama hayat masih dikandung badan, jantung masih berdetak saya akan berusaha melakukan yang terbaik dalam menjalani hidup, temani hambaMu ini ya Allah.. hidup dan matiku hanyalah untukMu.

4 comments:

  1. halo andri..
    setiap manusia pasti pernah menyesali jalan hidupnya.. tapi kalo kita pikirin lagi penyesalan itu memang tanda2 kurangnya rasa syukur kepada-Nya,, sekarang tinggal bagaimana kita menjalani hari ini dan besok agar menjadi lebih baik dari hari kemaren..

    bukan begitu???

    maap baru bisa berkunjung dan komen balik..
    salam kenal..
    Ambar

    ReplyDelete
  2. SALAM KENAL, SOB !!!

    Tadi cek di Google dengan Keyword "Andri W", Bos ada di atas nama saya...

    Sukses selalu...

    Templatenya bagus. Boleh bagi2 gak?

    Ini Blog saya:
    http://andriwiyasa.com

    ReplyDelete
  3. Mba Ambar : iya betul, so mulai saat ini harus pandai-pandai mensyukuri apa yang ada saat ini. thanks ya :)

    Mbah Kuncen : salam kenal juga bro, wah... hanya kebetulan saja itu, sudah lama blog ini ga dibuka hihihi.

    *templatenya belum stabil templatenya so nanti saja ya kalau sudah jadi saya bagi :)

    ReplyDelete
  4. Ass..
    sebelumnya salam kenal ya..
    oya, makasih buat ceritanya, itu mnjadi salah satu motivasi saya dalam proses memperbaiki hidup..
    hidup memang hrus sllu di syukuri dan hrus sllu berusaha untuk memperbaikinya, termasuk meningkatkan keimanan kita..
    :)

    ReplyDelete